Ragam Gangguan Kesehatan yang Bisa Menyerang Pekerja Kantoran

By | 13 November 2017

Generasi milenial lebih peduli terhadap kesehatan. Hal inilah yang membuat mayoritas generasi milenial memiliki asuransi kesehatan untuk melindungi diri sendiri. Karena kepemilikan asuransi kesehatan akan memproteksi diri kita dari risiko gangguan kesehatan tak terduga.

Namun menjaga kesehatan bukan hanya soal memiliki asuransi saja. Sebagai seorang pekerja kantoran, kita juga harus lebih konsisten menjalani pola hidup sehat. Agar beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyerang pekerja kantoran berikut ini tidak terjadi pada kita:

Penyakit yang Menyerang Sendi dan Tulang

Bukan rahasia lagi kalau biasanya pekerja kantoran harus duduk berjam-jam saat bekerja. Hampir semua pekerjaan diselesaikan di depan komputer. Sehingga kita jadi jarang bergerak selama bekerja.

Bila hal ini dibiarkan terus-menerus, kemungkinan besar kita akan mengalami masalah dengan sendi dan tulang. Karena sendi dan otot tubuh akan terasa lebih kaku dan tidak berkembang jika kita jarang melakukan aktivitas fisik. Tulang pun bisa mengalami perubahan postur hingga menyebabkan tubuh jadi sedikit bungkuk. Kita harus mengimbangi pekerjaan di kantor dengan aktivitas fisik. Sehingga tubuh tetap fit dan jauh dari risiko gangguan sendi serta tulang.

Daya Penglihatan Semakin Berkurang

Mata pasti lelah jika kita terus-menerus menatap layar komputer atau gadget saat bekerja. Bahkan kebiasaan ini tak hanya mengakibatkan mata jadi mudah iritasi. Lebih dari itu, daya penglihatan bisa semakin berkurang. Mata minus (miopi) merupakan gangguan fungsi mata yang paling sering dialami pekerja kantoran. Gejala gangguan penglihatan biasanya juga disertai dengan sakit kepala dan mata kering.

Sistem Pendengaran Juga Bisa Terganggu

Sistem pendengaran bisa terganggu bila suasana kantor kita tergolong berisik. Selain itu, kebiasaan menggunakan earphone dengan volume musik yang besar juga turut memperparah gangguan sistem pendengaran. Saraf-saraf organ pendengaran akan mulai kehilangan kepekaan untuk menangkap gelombang bunyi. Kita harus segera berkonsultasi ke dokter bila mulai merasakan gangguan pendengaran.

Risiko Obesitas Meningkat

Jangan menganggap remeh kebiasaan ngemil dan makan berlebihan di kantor. Sebab hal ini justru meningkatkan risiko obesitas. Lebih parahnya lagi, minimnya aktivitas fisik di kantor juga turut memperparah obesitas. Bila tak ingin perut membuncit dan berat badan terus bertambah, kita wajib mengonsumsi asupan kalori dengan jumlah seimbang serta melakukan aktivitas fisik secara teratur.

 

Belum terlambat kok bila kita baru ingin memulai pola hidup sehat dari sekarang. Mari menjadi pribadi yang lebih sehat agar produktivitas dan semangat kerja pun terjaga dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *